Museum Menakutkan Di Dunia

1. El Museo De Las Momias (Museum Mumi)
Museum yang terletak Guanajuato, Meksiko ini dipenuhi dengan mumi. Mumi-mumi dari Guanajuato adalah jasad-jasad yang diawetkan secara alami akibat pecahnya penyakit kolera yang menghantam kota Guanajuato pada tahun 1833. Karena pada dasarnya museum ini merupakan kuburan raksasa yang terbuka, namun legalitas dan status moralnya terus menjadi pokok perbincangan di mana pun kecuali di Meksiko. Menariknya, hampir semua mumi yang dipamerkan adalah mereka yang keluarganya tidak mampu membayar pajak kuburan setelah mereka meninggal. Dan yang lebih parah lagi, ada mumi bayi juga!!!
2. Catacombe dei Cappuccini
Selamat datang di Catacombe dei Cappuccini: Bangunan Bawah Tanah Capuchin di Palermo, Sisilia. Digambarkan sebagai “perpustakaan manusia,” Bangunan Bawah Tanah atau juga disebut katakombe berfungsi sebagai catatan sejarah yang tidak ternilai tentang segala sesuatu, mulai dari trend pakaian sampai toleransi rasa takut. Pada tahun 1599, para rahib yang tinggal di sini menemukan sebuah metode baru untuk membalsemkan yang mati, dan ketika waktunya tiba, mereka membalsem rekannya yang meninggal. Kemudian para penduduk kaya setempat ingin dikubur di Capuchin Catacombs untuk kepentingan status. Meskipun mayatnya rusak seperti Galileo dan hancur oleh bom dari Perang Dunia II, beberapa penduduk Capuchin Catacombs masih terlihat sangat segar dan semuanya ditutupi dengan pakaian bagus, terlihat seperti sedang menunggu Kebangkitan Kembali. Serius?
3. Museum Ventriloquis, The Vent Haven
Setiap orang takut dengan boneka-boneka ventriloquis. Tahu apa itu boneka ventriloquist? Tahu boneka Susan milik Ria Enes? Nah, ventriloquisme adalah seni berbicara tanpa menggerakkan bibir. Orang yang dapat menggunakan ventriloquism disebut sebagai ventriloquis. Dan ventriloquis selalu menggunakan boneka untuk menghibur anak-anak. Nah, boneka inilah yang suka ditakuti oleh orang-orang.
Seperti badut, boneka ini merupakan hasil kesalahan dari penggabungan unsur penghibur anak-anak. Hampir semua orang tidak ingin sendirian di dalam ruangan bersama boneka tersebut. Pergilah ke Museum Vent Haven di Kentucky, Amerika Serikat, dan kamu bisa sendirian di sebuah ruangan dengan 750 boneka ventriloquist!!!
Koleksi boneka ini dimulai oleh seorang pria bernama, William Shakespeare Berger – ventriloguist amatir dan hartawan kaya raya, yang mengumpulkan sekitar 500 boneka sampai hari ketika ia meninggal.
Salah satu pewaris museum ini adalah ventriloquis terkenal William Wood, yang pernah disebut sebagai “ventriloquis terbesar dunia” sampai ia tewas di sebuah kecelakaan perahu yang aneh di Teluk Meksiko. (Ya, “kecelakaan.”) Empat dari enam boneka dipamerkan pada museum ini, sedangkan dua lainnya hilang di lautan ketika dibawa oleh Wood.
Museum Ventriloquis Vent Haven ini terus menjadi koleksi boneka ventriloquis terbesar di dunia, dan tragisnya, museum ini seperti menuntut nyawa pemilik dan orang-orang terdekatnya. Selain William Shakespeare Berger, istrinya, anaknya, cucunya dan semua pewarisnya pun tewas. Ya, kita harus mencari pewaris yang masih hidup. Mmmm…Misteri!!
4. Museum Mutter
Museum Mutter milik Universitas Dokter di Philadelphia tanpa diragukan lagi merupakan episode paling menakutkan di acara televisi Ripley’s Believe It or Not! di sepanjang sejarah.
Dimulai tahun 1858, berkat bantuan dari Dr. Thomas Dent Mutter, koleksi museum yang mencakup keganjilan-keganjilan medis ini bermula sebagai versi awal situs Rotten.com. Jika kamu ingin melihat bintil terbesar dunia atau menyaksikan kotoran terbesar (untuk tujuan medis, tentu saja) kamu hanya perlu memintanya ke Dr. Mutter.
Museum Mutter adalah rumah Koleksi Tengkorak Hyrtl: dinding yang terdiri dari tengkorak.
Tempat ini juga memamerkan seorang wanita yang orang Philadelphia sebut sebagai Nyonya Sabun atau Soap Lady, satu usus manusia yang panjangnya sembilan kaki yang konon mengandung 40 pon kotoran, beberapa bayi, tanduk manusia, sekumpulan gambar tentang bermacam-macam penyakit mengerikan, dan bentuk cacat lainnya.
5. Museum Menstruasi dan Kesehatan Wanita
Mudah-mudahan yang baca artikel ini orang dewasa semua. Menstruasi bukan hal yang menjijikan lagi dibanding fungsi-fungsi tubuh lainnya. Jadi, ada apa di dalam museum yang mendedikasikan dirinya untuk masalah menstruasi dan kesehatan wanita? Kita lihat apa yang ada di dalam ruang bawah tanah, Maryland, Amerika Serikat. Ketika terdapat sebuah sejarah panjang tentang jejak kebudayaan terkait menstruasi, dari catatan simbolis sampai masuk ke dalam novel Don Quixote dari Cervantes, namun Museum Menstruasi & Kesehatan Wanita ini hanya cerita tentang satu pria yang memiliki impian: Harry Finley.
Sejak 1995, orang Amerika separuh baya dan sederhana ini telah mencurahkan hidupnya untuk membuat koleksi pribadi produk-produk kesehatan wanita dan potongan-potongan boneka yang tersedia bagi umum. Karyanya telah menerima penghargaan dari Johns Hopkins University dan The New York Times–setidaknya menurut apa yang ada di situsnya–dan reputasi Harry sejak itu telah berkembang dari tokoh masyarakat setempat menjadi tokoh di dalam novel Thomas Harris.
Di antara koleksi museum ini ada sebuah pakaian yang terbuat dari tampon (sama fungsinya dengan pembalut namun berbentuk tabung kecil dan dimasukkan ke dalam lubang vagina), ada banyak arsip yang  dijaga dengan baik, dll. Sejak tahun 1999, semua orang yang berkunjung ke museum atau basement Harry ini hanya mereka yang ditugaskan secara rahasia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s